5 Bek Kiri Terbaik Sepanjang Masa di Dunia Sepakbola

Bek Kiri Terbaik Sepanjang Masa

Dalam permainan sepakbola, posisi bek sayap merupakan bagian yang cukup berat. Sebagai bek sayap yang menjaga lini pertahanan diharapkan dapat menjegal serangan lawan dengan cepat, pemaian juga dituntut untuk memiliki kekuatan fisik yang tangguh. Bek sayap kiri dan kanan juga memiliki tugas untuk melakukan serangan dan menciptakan umpan yang berpeluang gol. Berikut beberapa pemain yang dianggap sebagai bek kiri terbaik sepanjang masa:

1. Paolo Maldini (Italia)

Paolo Maldini tidak hanya dianggap sebagai salah satu bek kiri terbaik, tetapi juga sebagai salah satu bek tengah terbaik. Dia menunjukkan permainan terbaik di musim 1987/88 dan 1993/94. Jika dalam definisi bek sayap modern, mungkin dia tidak sesuai kriteria, mengingat dalam permainannya tidak terlalu berpikiran menyerang. Namun, dalam hal soliditas pertahanan, Maldini tidak ada duanya.

Dalam 25 tahun karirnya di AC Milan, Maldini memenangkan lima Piala Eropa. Selain itu, ia memiliki tujuh Scudetti atas namanya, dan satu Coppa Italia. Dengan angka fenomenal dan umur panjang, tidak dapat disangkal bahwa Paolo Maldini adalah salah satu bek kiri terbaik sepanjang masa.

READ  Intip Pesona 7 Pemain Sepak Bola Indonesia Terganteng

2. Roberto Carlos (Brasil)

Roberto Carlos membawa permainan menyerang bek sayap ke level baru. Gaya berlari kencang diikuti tendangan keras ke arah gawang, berhasil memukau penggemar sepakbola selama dua decade. Kelebihannya dengan tendangan yang keras membuatnya menjadi eksekutor dalam tendangan bebas. Carlos menjalani sebagian besar karir klubnya bersama Real Madrid.

Dalam karir klubnya dia telah berhasil membawa liga Brasil menang dua kali, empat kali kemenangan untuk La Liga, dan tiga kali untuk Liga Champions. Dia membantu tim Brasil ke final Piala Dunia 1998 walau pada akhirnya gagal jadi pemenang. Namun di Piala Dunia 2002, Carlos berhasil membuahkan kemenangan untuk timnas. Secara keseluruhan, dia bermain 125 kali untuk Brasil.

3. Giacinto Facchetti (Italia)

Facchetti adalah salah satu pemain bek sayap yang pertama menggunakan teknik menyerang. Tekniknya membantu mengawali peran bek kiri berkembang seperti saat ini. Selama karirnya, dia berhasil membawa kemenangan pada empat gelar liga, satu Piala Italia, dan dua Piala Eropa. Sebagai seorang pemain hebat yang serba bisa, Facchetti membuat rekor 94 penampilan untuk Italia.

READ  Gelandang Serang Terbaik Pada Musim Ini

Dia menghabiskan seluruh karirnya bersama Inter Milan. Selama dua tahun terakhir hidupnya sejak tahun 2004, dia kembali ke Inter sebagai ketua klub. Sebagai penghormatan pada Facchetti, Inter meniadakan nomor kaos tiga, yang dahulu menjadi nomor pesepakbola ini.

4. Nilton Santos (Brasil)

Nilton Santos  dijuluki ‘the Encyclopedia’ karena pengetahuannya tentang permainan. Dia  adalah salah satu bek serba bisa pertama dalam permainan sepakbola. Dengan kemampuan kelas dunia dalam pertahanan dan serangan, dia pantas mendapat gelara sebagai bek kiri terbaik sepanjang masa.

Karir di klub yang membesarkannya, Botafogo, berlangsung selama 36 tahun. Sepanjang karirnya, dia hanya bermain di satu klub ini. Kesetiaan dan umur panjangnya, membuatnya menjadi salah satu dari sedikit pemain outfield yang telah memainkan lebih dari 1000 pertandingan, dan mungkin satu-satunya yang bermain hanya untuk satu klub.

Meskipun berhasil membawakan enam trofi untuk level klub, sorotan karir sejati Santos datang bersama timnas Brasil. Dia adalah bagian dari regu pemenang Piala Dunia Brasil pada tahun 1958 dan 1962. Berhasil mencatatkan assist di final Piala Dunia 1958 untuk Pele yang saat itu masih berusia 17 tahun.

5. Paul Breitner (Jerman)

Pada zamannya, Breitner dianggap bek kiri yang kontroversial karena sering berkeliaran yang bukan wilayahya saat pertandingan.  Meskipun kontroversial, dia adalah pemain yang tahu bagaimana menyelesaikan pekerjaannya.

READ  6 Daftar Pemain Sepak Bola Termahal di dunia 2021

Dia berhasil membawa kemenangan pada lima gelar Bundesliga, dua Piala Jerman, Piala Eropa, gelar La Liga dan Piala Spanyol selama karir klubnya. Dia bahkan lebih sukses di panggung internasional, berhasil memenangkan Kejuaraan Eropa tahun 1972, dan kemudian Piala Dunia 1974 di mana dia mencetak gol pembuka untuk Jerman.

Golnya di final Piala Dunia 1982, yang mana Jerman mengalami kekalahan, menjadikannya salah satu dari hanya empat pemain yang berhasil mencetak gol di dua final Piala Dunia. Dia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Jerman Tahun 1981 dan membuat 48 penampilan untuk Jerman Barat.

Posisi bek sayap adalah salah satu peran khusus dalam sepakbola. Dengan demikian, sulit untuk memainkan posisi ini, apalagi menjadi ahli dalam hal itu. Meskipun demikian, 5 pesepakbola di atas berhasil menjalani tugas mereka di lapangan dengan spektakuler. Dedikasi kerja keras dalam berlatih, dan komitmen mereka di dunia sepak bola, membuat mereka berhak menyandang gelar bek kiri terbaik sepanjang masa.

About the Author: SinChan

You May Also Like